TUTORIAN CARA PASANG DAN HITUNG TARUHAN SPORTBOOKS

 

Sport books / buku olahraga

(TARUHAN OLAHRAGA)

Jenis-Jenis Taruhan Sportsbook yang Paling Umum

Berikut adalah beberapa jenis taruhan yang paling umum ditemui di hampir semua sportsbook:

Ini adalah bentuk taruhan paling sederhana.

Cara: Anda hanya perlu memilih tim atau atlet mana yang akan memenangkan pertandingan.

Contoh: Dalam pertandingan Liverpool vs. Manchester United. Jika Anda bertaruh pada Liverpool untuk menang, dan mereka menang, Anda memenangkan taruhan.

2. Point Spread (Handicap / Voor)

Jenis taruhan ini sangat populer di olahraga seperti sepak bola Amerika (NFL) dan basket (NBA). Sportsbook memberikan "voor" atau handicap untuk menyamakan peluang antara tim yang tidak seimbang.

Cara: Tim yang diunggulkan (favorit) harus menang dengan selisih gol/poin tertentu. Tim yang dianggap lemah (underdog) diberi keunggulan virtual.

Contoh: Liverpool -1.5 vs. Manchester United. Artinya, Liverpool harus menang dengan selisih minimal 2 gol agar taruhan pada Liverpool menang. Jika Anda bertaruh pada Manchester United (+1.5), Anda menang jika MU menang, seri, atau hanya kalah 1 gol.


3. Over/Under (Total)

Dalam taruhan ini, Anda tidak memilih siapa pemenangnya, tetapi memprediksi apakah total skor gabungan dari kedua tim akan melebihi (Over) atau kurang dari (Under) angka yang ditetapkan oleh sportsbook.

Cara: Sportsbook menetapkan sebuah angka (misalnya, 2.5 gol). Anda memilih apakah total gol dalam pertandingan akan lebih dari 2.5 (Over) atau kurang dari 2.5 (Under).

Contoh: Over/Under 2.5 dalam pertandingan sepak bola. Jika skor akhir 2-1 (total 3 gol), maka Over menang. Jika skor 1-0 atau 1-1 (total 1 atau 2 gol), maka Under yang menang.


4. Parlay (Taruhan Berganda / Mix Parlay)

Taruhan yang menggabungkan dua atau lebih seleksi taruhan (biasanya Moneyline, Spread, atau Over/Under) menjadi satu tiket taruhan.

Cara: Untuk memenangkan taruhan Parlay, semua seleksi yang Anda pilih harus benar. Jika satu saja salah, seluruh taruhan kalah.

Keuntungan: Pembayaran (odds) yang ditawarkan jauh lebih tinggi karena tingkat kesulitannya besar.

Risiko: Sangat tinggi karena semua pilihan harus tepat.


5. Prop Bets (Proposition Bets)

Taruhan ini tidak berkaitan langsung dengan hasil akhir pertandingan, tetapi pada kejadian spesifik di dalam pertandingan.

Contoh:Player Props: Apakah pemain tertentu (contoh: Mohamed Salah) akan mencetak gol?

Team Props: Tim mana yang akan mencetak gol pertama?

Game Props: Berapa jumlah corner kick dalam pertandingan?


6. Futures (Taruhan Masa Depan)

Taruhan pada hasil suatu kejuaraan atau event yang akan terjadi di masa depan, bukan pada satu pertandingan tertentu. Cara: Anda memprediksi pemenang suatu liga atau turnamen sebelum atau di tengah musim berlangsung.

Contoh: Bertaruh bahwa Manchester City akan memenangkan Liga Champions pada awal musim. Oddsnya biasanya tinggi, tetapi Anda harus menunggu lama untuk mengetahui hasilnya.


7. Live Betting (Taruhan Langsung / In-Play)

Taruhan yang dipasang selama pertandingan sedang berlangsung.

Cara: Odds akan terus berubah secara dinamis berdasarkan situasi di lapangan (skor, waktu, performa pemain, dll).

Contoh: Anda bisa memasang taruhan pada tim yang baru saja kebobolan untuk mencetak gol berikutnya, atau bertaruh pada hasil akhir di menit-menit tertentu.


0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama